Warga Mengeluh Ruas Jalan Bantarbolang - Randudongkal Rusak
RANDUDONGKAL - Masyarakat Kabupaten Pemalang khususnya pengguna jalan Pemalang - Randudongkal merasa senang dengan dibangunnya ruas jalan dengan dana kurang lebih Rp2,4 Miliar sepanjang 4,2 km beberapa waktu lalu. Namun kini kembali warga mengeluh lantaran ruas jalan itu sudah mulai rusak.
Seperti di ruas jalan Desa Semaya Kecamatan Randudongkal dan ruas jalan perbatasan antara Desa Bantarbolang dengan Desa Karanganyar Kecamatan Bantarbolang.
Kepada Radar, Tarmono sopir truk yang sering melintas jalur itu menegluhkan, pihaknya paling tidak nyaman jika melintas di ruas jalan Desa semaya dan ruas jalan perbatasan Desa Karanganyar dengan Desa Bantarbolang.
"Saya sering melintas jalur itu, awalnya saya merasa senang dengan ruas jalan antara Bantarbolang ke Randudongkal yang sudah bagus, tapi nyatanya belum ada setahun saja sudah pada rusak," ucapnya polos.
Pengendara Vespa, Boeng, Yudi, Iwan, Kuing, Roy, dengan nada yang sama meraka merasa tidak nyaman dengan melewati ruas jalan yang rusak, mereka juga menyayangkan jalur itu cepat rusak padahal baru diperbaiki belum lama.
"Saya menyaksikan ruas jalan itu baru diperbaiki, namun baru kena hujan sekali dua kali saja sudah mulai rusak, saya juga menyayangkan pengerjaannya kurang profesional dengan dibuktikan ruas jalan itu sudah rusak," ungkapnya jujur.
Budi sopir coak yang mengaku pernah terperok ke lobang ruas jalan yang rusak saat menyulut rokok. "Wah hampir saja mas, saya apes, saya menyulut rokok di malam hari saya kaget terperosok ke lubang, nyaris, hanya oleng sedikit," akunya.
Sekretaris Forum Ormas dan LSM Kabupaten Pemalang Drs Ulil Albab menyayangkan rekanan yang mengerjakan kurang profesional. "Lah khan baru dikerjakan, masa sudah rusak, hal ini mencerminkan kurang profesionalnya rekanan yang mengerjakan," tandasnya singkat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar