Gubernur Jateng Sambangi Pembuatan E-KTP
USAI melantik Wakil Bupati Brebes Hj Idza Priyanti AMd,Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo menyempatkan diri menyambagi pelaksanaan program E-KTP di Kecamatan Comal, Rabu (2/11). Dalam kesempatan tersebut Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo bersama jajarannya disambut Bupati Pemalang H Junaedi SH MM.
H Junaedi SH MM dalam kata sambutanya mengemukaan,pelaksanaan E-KTP di Kabupaten Pemalang sudah dilakukan serempak di 14 Kecamatan yang dilakukanya awal September 2011 lalu, sebelumnya pelaksanaan tersebut diuji coba di kecamatan Bantarbolang dan disusul di kecamatan lainnya. Kemudian pada bulan September Oktober perekaman data best sementara hanya diberlakukan oleh kalangan TNI/Polri dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan dilanjutkan pada bulan Oktober-Desember 2011 ini yang diprioritaskan kepada masyarakat dengan cara bergilirin.
“Pelaksanaan E-KTP merupakan prestasi bagi Kabupaten Pemalang. Sebab, masyarakat antusias meskipun dalam peralatan pendukung seperti peralatan perekaman dan daya voltase listrik yang tidak mendukung,” katanya.
Bupati menyayangkan adanya peralatan E-KTP yang belum datang sampai sekarang ini, baik dari peralatan pinjaman maupun hibah,sehingga dapat menghambat pelaksanaannya sampai akhir tahun. Ditambah lagi voltase listrik terutama di Pemalang selatan seringkali mengalami kendala yang serius.
“Kami sudah bekerja semaksimal mungkin untuk memenuhi pelayanan yang maksimal. Bahkan dari petugas perekaman memberikan pelayananya hingga malam hari, bahkan Sabtu-Minggu tetap berangkat,” ucapnya.
Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengatakan, kunjungan yang dilakukannya hanya sekedar melihat dari pelaksanaan E-KTP yang berada di Kabupaten Pemalang. E-KTP merupakan aturan baru yang di buat Menteri Dalam Negeri agar pendataan jiwa dapat terkontrol dan data kepemilikan KTP tidak dobel.
“Meskipun didukung peralatan yang minim,kami yakin Pemalang bisa melakukannya hingga target sampai akhir tahun 2011 mendatang,” katanya.
Bibit Waluyo bersama jajarannya menyempatkan diri melihat ruang perekaman E-KTP di Kecamatan Comal dengan mencoba merekam diri seperti pas foto, sidik jari, perekaman kedua bola mata dan tanda tangan elektronik.
Menyinggung soal keberadaan Kabupaten Pemalang yang merupakan daerah agraris sebagai lumbung padi dan kekayaan pertanian lainya, Gubernur menambahkan maka apa yang sudah dilakukanya mestinya dipertahankan dan dikenalkan kepada daerah lain.
"Buah mangga dan budidaya kepiting merupakan penghasil pertanian andalan yang dimiliki Kabupaten Pemalang,sehingga tak heran di daerah lain membuat iri agar bisa menirunya. Dengan demikian, komoditer ekspor akan terlampui jika pemerintah bersungguh-sungguh dalam mengelolanya," sanjung Gubernur.
Dengan banyolan yang khas Bibit waluyo menyinggung kalau dirinya jarang mendatangi
Kabupaten Pemalang usai Junaedi SH MM dilantik, dirinya tidak menolak meskipun hanya sekedar diundang makan buah mangga dan gurihnya kepiting yang telah dibudidayakannya.
“Budidaya kepiting banyak dilakukan di Kabupaten Pemalang dalam sekala besar,bahkan buah mangga yang ditanam petani Pemalang sangat bagus. Kami tidak menolaknya jika Pak Bupati memberikan ijin untuk mengajak saya makan mangga maupun gurihnya kepiting.”
Lebih lanjut Bibit Wluyo mengatakan, memasuki musim penghujan sangat rawan dengan banjir. Untuk itu, pemerintah daerah agar melakukan normalisi semua saluran air maupun embung. Sebab, dengan cara itu bisa mengurangi banjir. Banjir sangat sulit dihilangkan, tetapi dengan sigap sedia payung sebelum hujan minimal dapat mengurangi banjir yang sekarang ini sering terjadi. Dia juga menyinggung angka kemiskinan di daerahnya, meskipun miskin tetapi pola masyarakat sekarang yang menjadi aneh bahkan bersifat konsumtif.
“Kami heran pola masyarakat sekarang ini meskipun miskin tetapi pola hidupnya dipaksakan dengan menghambur-hamburkan uang. Contohnya, mereka yang dalam keadaan menganggur tetapi dipaksa harus menyicil sepeda motor,dan membeli pulsa untuk komunikasi yang dianggap tidak perlu,” urainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar